The House Across Mine

The House Across Mine

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 11, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Sejak kecil, Nayara selalu tahu satu hal yang pasti dalam hidupnya-rumah yang berdiri tepat di seberang rumahnya, dan anak laki-laki yang tinggal di dalamnya. Keano. Mereka pernah tumbuh bersama sebagai teman kecil. Bermain di halaman yang sama, saling memanggil dari jendela kamar, dan pulang sekolah lewat jalan yang sama. Tapi waktu berjalan, kehidupan mulai berubah. Sekolah berbeda, kesibukan yang berbeda, dan tanpa mereka sadari, jarak di antara keduanya perlahan terbentuk. Sampai suatu hari, semuanya kembali dipertemukan. Hari pertama masa orientasi sekolah menjadi awal dari cerita yang tidak Nayara duga. Anak laki-laki yang dulu hanya ia kenal sebagai tetangga menyebalkan itu kini berdiri di depannya sebagai siswa yang sama sekali berbeda-lebih tinggi, lebih dingin, lebih tengil... tapi entah kenapa masih terasa familiar. Keano masih sama seperti dulu. Suka meledek, suka ikut campur, dan selalu muncul di saat-saat yang tidak Nayara harapkan. Dari sekadar berjalan pulang bersama, makan di warung kecil, sampai percakapan larut malam yang terasa terlalu nyaman untuk dua orang yang katanya hanya "tetangga". Di tengah kehidupan sekolah yang penuh rumor, mantan yang belum benar-benar pergi, dan rahasia kecil yang bahkan mereka sendiri belum menyadarinya-hubungan mereka perlahan berubah. Bukan sekadar teman kecil. Bukan sekadar tetangga.
All Rights Reserved
#370
teenromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines