PAYUNG TEDUH

PAYUNG TEDUH

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 11, 2026
Di dalam sebuah keluarga yang katanya cemara, selalu ada satu orang yang diam-diam menanggung semuanya sendirian. Ia adalah anak pertama. Bukan yang paling dimanja. Bukan yang paling diperhatikan. Justru dialah yang paling sering diminta mengerti. Tidak ada yang pernah mengajarinya bagaimana cara memimpin. Tidak ada yang membimbingnya bagaimana menjadi kuat. Namun semua orang menuntutnya menjadi pemimpin. Enam saudara berdiri di belakangnya, berharap ia tidak pernah jatuh. Padahal tidak ada satu pun yang tahu... bahwa ia bahkan tidak pernah diberi tempat untuk bersandar. Ia harus menjadi dewasa lebih cepat. Harus menjadi kuat bahkan saat hatinya lelah. Harus menjadi tempat pulang bagi saudara-saudaranya, meski ia sendiri tidak tahu harus pulang ke mana. Di luar, keluarganya terlihat hangat. Terlihat seperti rumah yang penuh tawa. Namun di dalamnya, ada seseorang yang diam-diam retak. "Payung Teduh" adalah kisah tentang seseorang yang selalu menjadi tempat berteduh bagi orang lain... bahkan ketika dirinya sendiri sedang berdiri di tengah hujan paling deras. Karena tidak semua pahlawan di rumah mendapat ucapan terima kasih. Dan tidak semua anak pertama pernah diberi kesempatan untuk menjadi anak-anak. "Katanya keluarga adalah tempat pulang. Tapi bagaimana jika orang yang menjadi rumah bagi semua orang... tidak punya rumah untuk dirinya sendiri?" -Haizar (heeseung)
All Rights Reserved
#57
diasingkan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • El and Jerganio (End)
  • GUMI [Completed]
  • Kamu Hanya Milikku
  • Skyline Marriage
  • Heyu : Second Gear
  • President's Wife

Draven Alaric Venzaro dikenal sebagai CEO dingin yang selalu menomorsatukan pekerjaannya daripada rumahnya sendiri. Berbulan-bulan ia bahkan tidak pulang, seolah kehidupan pribadinya bukan sesuatu yang penting. Sampai suatu malam ia pulang dan menemukan istrinya, Celine Alvaro Venzaro, sedang hamil lima bulan-anaknya. Tanpa marah, tanpa menuntut apa pun, Celine hanya menyambutnya dengan senyum tenang. Justru sikap itu membuat Draven sadar bahwa selama ini ia mungkin telah kehilangan sesuatu yang jauh lebih berharga daripada semua yang ia miliki. 🥇Wife 🥇Bahagia 🥇Sad 🥇Hamil 🥇Husband 🥇 Wedding 🥇marriage 🥇Dingin 🥇Merried 🥇pregnant 🥈Marriagelife 🥉Acak

More details
WpActionLinkContent Guidelines