PAYUNG TEDUH

PAYUNG TEDUH

  • WpView
    Reads 122
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 11, 2026
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Di dalam sebuah keluarga yang katanya cemara, selalu ada satu orang yang diam-diam menanggung semuanya sendirian. Ia adalah anak pertama. Bukan yang paling dimanja. Bukan yang paling diperhatikan. Justru dialah yang paling sering diminta mengerti. Tidak ada yang pernah mengajarinya bagaimana cara memimpin. Tidak ada yang membimbingnya bagaimana menjadi kuat. Namun semua orang menuntutnya menjadi pemimpin. Enam saudara berdiri di belakangnya, berharap ia tidak pernah jatuh. Padahal tidak ada satu pun yang tahu... bahwa ia bahkan tidak pernah diberi tempat untuk bersandar. Ia harus menjadi dewasa lebih cepat. Harus menjadi kuat bahkan saat hatinya lelah. Harus menjadi tempat pulang bagi saudara-saudaranya, meski ia sendiri tidak tahu harus pulang ke mana. Di luar, keluarganya terlihat hangat. Terlihat seperti rumah yang penuh tawa. Namun di dalamnya, ada seseorang yang diam-diam retak. "Payung Teduh" adalah kisah tentang seseorang yang selalu menjadi tempat berteduh bagi orang lain... bahkan ketika dirinya sendiri sedang berdiri di tengah hujan paling deras. Karena tidak semua pahlawan di rumah mendapat ucapan terima kasih. Dan tidak semua anak pertama pernah diberi kesempatan untuk menjadi anak-anak. "Katanya keluarga adalah tempat pulang. Tapi bagaimana jika orang yang menjadi rumah bagi semua orang... tidak punya rumah untuk dirinya sendiri?" -Haizar (heeseung)
All Rights Reserved
#319
ni-ki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • El and Jerganio (End)
  • GUMI [Completed]
  • Heyu : Second Gear
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • π‡πˆπ’ 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • MORSE : POSSESSIVE EX
  • Skyline Marriage
  • Kamu Hanya Milikku

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines