Di hari pertamanya sebagai mahasiswa baru di Fakultas Seni Bangkok, Pete tidak mengira akan menemukan sesuatu yang lebih dari sekadar ruang kelas dan kanvas kosong. Pagi yang berjalan biasa berubah ketika para senior datang untuk penyambutan. Di tengah keramaian dan warna-warni cat, mata Pete terpaku pada satu sosok senior yang terlihat sederhana-rambut lurus rapi, senyum kecil yang manis, dan aura hangat yang sulit dijelaskan. Sebuah tatapan singkat menjadi awal dari rasa gugup yang tak dikenal, percakapan sederhana berubah menjadi momen yang membekas. Di antara karya seni dan kebebasan berekspresi, mungkin ada perasaan baru yang perlahan tumbuh-tanpa deklarasi, tanpa drama, hanya dimulai dari satu senyum.
More details