The neyzra story

The neyzra story

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 12, 2026
ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA!! FOLLOW DULU SEBELUM BACA🤭 DILARANG PLAGIAT YA⚠️ • WELCOME DI KARYA PERTAMAKU! Btw, mohon maaf banget kalau nanti ada bagian yang mirip sama cerita yang pernah kalian baca. Tapi ini beneran murni hasil imajinasi dan ide liar aku sendiri, jadi kalau ada kemiripan tolong dimaklumi saja ya teman teman semua dan Kalau ketemu typo, langsung tandain di kolom komentar aja ya! Tapi tolong komentarnya yang baik-baik, jangan sampai bikin hati penulisnya sedih yaa 🥺✨ YAUDAH, LANGSUNG GAS BACA AJA YUK! 🚀😍 HAPPY READING! JANGAN LUPA JEJAKNYA LEWAT VOTE DAN KOMEN YA!😉 __________________________________ ~***~ Satu hal yang tidak pernah direncanakan Neyla Aurora Senja yang sering di panggil neyla, saat menginjakkan kaki di gerbang SMA adalah bertemu dengan Ezra Aksara Bumi yang sering di panggil Ezra. cowok dengan tatapan tenang yang tidak sengaja ia tabrak saat day 1 MPLS. di SMA neyla itu ceria dan sedikit berantakan, sementara ezra itu seseorang yang cuek, dingin, tapi cerdas. keduanya seperti dua kutub yang tidak seharusnya bertemu, namun takdir punya cara lucu untuk menyatukan mereka. Ini bukan sekadar cerita cinta biasa di sekolah, ini adalah tentang bagaimana dua nama-Neyla dan Ezra-perlahan menjadi satu dalam sebuah cerita yang mereka sebut: "The Neyzra Story." 🕊️🕊️🕊️ Start : 12 Maret 2026 _____________________
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines