Ananta Prahadi

Ananta Prahadi

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 12, 2026
Ananta Prahadi adalah kisah tentang dua sahabat yang tumbuh bersama sejak masa remaja. Mereka terbiasa berbagi cerita, tawa, dan mimpi tanpa pernah menyadari bahwa di antara keduanya perlahan tumbuh perasaan yang berbeda. Ananta adalah sosok laki-laki yang tenang dan penuh perhatian. Ia memiliki jiwa seni yang kuat dan sering mengekspresikan perasaannya melalui lukisan. Di sisi lain, Prahadi adalah gadis yang hangat, lembut, dan selalu menjadi tempat pulang bagi Ananta saat dunia terasa terlalu berat. Suatu hari, ketika mereka menghabiskan waktu bersama di bawah langit senja yang dihiasi lampu-lampu kecil dan aroma bunga yang menenangkan, Ananta mulai menyadari bahwa perasaan yang ia miliki untuk Prahadi bukan lagi sekadar persahabatan. Namun, mengubah persahabatan menjadi cinta bukanlah hal yang mudah. Ada rasa takut kehilangan, keraguan, dan berbagai perasaan yang harus mereka hadapi. Di tengah perjalanan perasaan itu, mereka belajar tentang arti kejujuran, keberanian mengungkapkan hati, dan bagaimana cinta yang tumbuh dari persahabatan sering kali menjadi cinta yang paling tulus. Ananta Prahadi adalah cerita hangat tentang persahabatan, mimpi, dan perasaan yang diam-diam tumbuh hingga akhirnya berubah menjadi cinta yang indah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines