Ruang Yang Tak Pernah Kosong

Ruang Yang Tak Pernah Kosong

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 12, 2026
Mereka tidak pernah resmi. Tidak ada label. Tidak ada janji yang diucapkan keras-keras. Hanya dua orang yang entah bagaimana selalu berhasil menemukan jalan kembali satu sama lain meski tidak ada yang pernah meminta. Naya mengenalnya sebagai teman satu geng Rayyan. Kakak kelas yang pendiam, yang lebih banyak diam daripada bicara, dan ketika bicara selalu tepat sasaran sampai Naya tidak tahu harus menjawab apa. Ardan mengenalnya sebagai adik kelas yang berdiri paling ujung saat ospek. Yang matanya melihat ke arah Rayyan, tapi entah kenapa justru ia yang tidak bisa berhenti memperhatikan. Bertahun-tahun berlalu. Jarak Jawa dan Pasundan memisahkan mereka. Tapi setiap kali Naya hampir lupa, ia datang lagi. Bukan dengan janji. Bukan dengan kepastian. Hanya hadir. Dan itu selalu cukup sampai suatu titik ketika cukup tidak lagi terasa cukup. Bagaimana cara melepaskan seseorang yang bahkan tidak pernah resmi menjadi milikmu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan

Tania Ivana Prameswari sudah punya segalanya: followers jutaan, endorsement melimpah, dan wajah viral di TikTok. Tapi sayangnya, satu hal yang belum bisa dia "beli" dengan popularitasnya adalah ... ACC dari Elio Pradipta Komara, dosen killer dengan wajah rupawan dan mulut sepedas cabe rawit. Mahasiswa fakultas hukum menyebutnya Mr. Komrad, bukan karena dia ramah, tapi karena gayanya yang otoriter, dingin, dan katanya ... hatinya sudah dicabut negara. Sialnya, Tania harus menyelesaikan skripsinya di bawah pengawasan Elio, sang algojo akademik. Tiap halaman direvisi, tiap argumen dicabik, tiap senyumnya dibalas datar. Tapi Tania bukan selebgram sembarangan, dia sudah bertekad lulus tahun ini, walau harus pasang infus atau jual semua skincare. Namun segalanya berubah ... saat Tania terjebak di dalam lift bersama Mr. Komrad. Yang ada hanya dua manusia dengan ego besar, tensi tinggi, dan... satu rahasia kecil yang bisa mengubah segalanya. Apakah Tania akan tetap membenci Mr. Komrad? Atau justru mulai melihat sisi lain dari dosen paling menyeramkan se-fakultas hukum?

More details
WpActionLinkContent Guidelines