FIGURAN?

FIGURAN?

  • WpView
    Reads 94,243
  • WpVote
    Votes 6,678
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 25, 2026
Livia Arden membuka mata di sebuah kamar rumah sakit. Kepalanya berdenyut hebat. Dokter mengatakan ia selamat dari sakit yang hampir merenggut nyawanya. Keluarganya mengelilinginya dengan wajah cemas-terutama kakak laki-lakinya yang tidak pernah meninggalkan sisi tempat tidurnya. Namun ada satu masalah kecil. Livia tidak mengingat apa pun. Setidaknya... itulah yang ia katakan. Karena ketika akhirnya ia ditinggalkan sendirian di ruangan itu, potongan-potongan ingatan aneh mulai muncul di kepalanya. Nama orang-orang. Tempat-tempat. Peristiwa yang bahkan belum terjadi. Semua terasa terlalu familiar. Sampai akhirnya Livia menyadari satu hal yang mustahil- dunia ini adalah dunia dari sebuah novel romance yang pernah ia baca. Judulnya Clara's Mine. Sebuah cerita tentang gadis sempurna bernama Clara yang dicintai semua orang. Dan Livia? Ia bahkan bukan rivalnya. Ia hanyalah figuran yang hampir tidak berarti di dalam cerita itu. Jadi Livia membuat keputusan sederhana. Jika ia harus hidup di dunia ini... maka ia akan tetap menjadi figuran. Figuran yang tidak diingat siapa pun. Figuran yang bisa bergerak bebas tanpa dicurigai. Namun ada satu masalah kecil. Male lead. Second lead. Bahkan antagonis cerita itu- mulai memperhatikannya. Dan perlahan, cerita yang seharusnya hanya milik Clara... mulai berubah arah.
All Rights Reserved
#1
harem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sera, in Another Beginning
  • When The Villain Looks at Me [END]
  • MORGAN
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • KARSA DALANG
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Perfect Antagonist (on going)
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince
  • Perfect Mom, Perfect Wife
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back

"Ih, bego banget sih," gumam Sera waktu itu sambil menutup bukunya dengan kasar. Ia ingat betul. Ia berkata seperti itu. Karena kesal. Dan entah bagaimana-- Entah bagian mana yang salah-- Ia malah tersedot masuk ke buku ini. Masuk kedalam dunia novel yang ia umpat. Masuk ke tubuh karakter figuran yang ia cela. Cover from Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines