Pelaminan Kedua?

Pelaminan Kedua?

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Hersa tak menyangka bahwa dia benar benar berada di pelaminan untuk kedua kalinya bersama orang yang sama, namun yang menjadi pembeda adalah kali ini pernikahan benar benar terjadi. Perempuan di samping nya tersenyum dengan sangat manis, dengan kebaya klasik yang menyatu dengan bentuk tubuh yang indah serta riasan tipis di wajah cantik nya benar-benar membuat Hersa merasa sangat gembira dan hampir tidak pernah menyangka bahwa hal tersebut benar-benar terjadi. Karena memang benar adanya seperti itu, begitu Hersa membuka matanya yang ia lihat pertama bukanlah wajah cantik sahabat nya tetap wajah khawatir dari orang tuanya yang berangsur-angsur mereda setelah melihat dirinya yang sudah sadarkan diri. Begitu Hersa melihat sekelilingnya dia menyadari bahwa dirinya tidak sedang berada di pelaminan yang berbau harum oleh bunga-bunga tapi di ruang steril dengan aroma obat yang kuat. Apa yang sebenarnya terjadi? !!∆!! 100% fiksi jika ada persamaan tempat dan latar cerita, nama tokoh dan lainnya mungkin terjadi karena adanya unsur ketidaksengajaan. !!∆!! Selamat membaca, jikalau suka boleh vote dan juga follow
All Rights Reserved
#67
childhoodfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines