We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Lets cook

Lets cook

  • WpView
    Reads 661
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 8, 2015
WpInfo
Non-Fiction
Hayy namaku 'hana' kurasa banyak orang yang mengatakan kamu beruntung sekali memiliki orang tua yang cermat dalam memilih namamu dan banyak yang mengatakan namaku manis, indah dan cantik secantik wajahmu tapi aku tidak peduli dengan namaku yang aku tahu adalah namaku cukup 'simpel' Baiklah sekarang aku akan mendeskripsikan diriku sendiri. Aku berkulit kuning langsat, berambut ikal coklat sebahu, warna mataku "dark brown" dan pipiku berwarna merah muda bak kulit apel. 'yapp' mom dan dad berkata kepadaku aku memang cukup sempurna untuk menjadi boneka bahkan sangat sempurna. Dan juga yang lebih menyempurnakanku adalah kegemaran ku terhadap memasak bahkan karna kegemaranku ini, dad menjadikan halaman kosong di pinggir kolam renang menjadi tempat bbq yang indah lengkap dengan panggangan bbq, kursi taman, meja lipat dan lampu lampu taman yang indah. Dan tidak tanggung tanggung lagi didalam kamarku yang cukup luas dad juga membuatkan ku dapur mini lengkap dengan seperangkat alat memasak.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIA ADALAH NAJA
  • Pretty Careless
  • Perfection of life (GRESHAN)
  • METAFORGAYA  (Segera Terbit)
  • Home (Completed) (Repost)
  • BEAUTIFUL GEM SARI
  • my story (Greshanfamily)
  • I Miss You, Sister
  • kenapa harus kapten basket yang jadi suamiku
  •  Cuman Kebetulan

*** Aku Nasya Anindya Arkana. Lebih mudahnya, sebut saja Naya. Hari ini adalah hari kelulusanku, setelah kurang lebih empat tahun lamanya aku menempuh pendidikan strata satu di kampus yang ada di ibukota provinsi. Aku satu-satunya anak orang tuaku, maka dari itu sifatku sedikit manja, tapi aku juga mandiri kok. Papaku adalah Papa Arkana, beliau pemilik salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti. Kalau Mama, namanya Gayatri. Agar lebih mudah mengingatnya, sebut saja Mama Iyat. Beliau adalah istri Papa, Mamaku. Mama gak kerja, karena yang kerja anak buahnya. Mama punya beberapa butik di beberapa kota, salah satunya di kota tempat tinggal kami sekarang. Ah iya, aku hampir lupa. Aku juga punya seorang kekasih, dia dua tahun lebih tua dariku. Dia anak dari sahabat Papa. Kami bertemu sejak aku berusia delapan belas tahun, ya benar, saat aku menjadi mahasiswa baru di kampusku. Kekasihku itu dulunya seorang presiden mahasiswa, aku beruntung karena bisa mendapat banyak pelajaran darinya. Kebetulan kami juga mengambil jurusan yang sama, jadi jika aku tidak paham dengan mata kuliahku, dialah yang membantuku dan menjelaskan ulang hingga aku paham. Hubungan kami sudah berjalan sekitar tiga tahun. Lalu satu tahunnya bagaimana, bukankah aku kuliah selama empat tahun? Ya, satu tahunnya adalah masa pengenalan, pendekatan dan perkelahian. Hampir setiap hari dia mengusiliku, katanya agar aku selalu mengingatnya walaupun yang kuingat hanya tingkahnya yang mengesalkan. "Naya, kamu sudah bangun nak, cepat siap-siap" ucap Mama Iyat dari luar kamar. "Iya Ma, ini mau siap-siap" sahut Naya. Naya menutup laptopnya setelah mengupload beberapa kata yang barusan dia ketik disana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines