Shut Up and Kiss Me, Bule!
Jamie pikir, menjadi ketua panitia penyambutan mahasiswa internasional adalah hal mudah. Sampai ia bertemu Marvin Blake, raksasa asal Toronto yang sombong, perfeksionis, dan punya hobi menghina karya seninya sebagai "sampah visual".
Jamie benci sikap dingin Marvin. Marvin benci mulut tajam Jamie.
"I'm not straight for you, and I'm fine with that."