Setidaknya Langit Masih Bersinar

Setidaknya Langit Masih Bersinar

  • WpView
    Reads 953
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2026
Langit secerah itu adalah milik Suo. Senyumnya tetap menenangkan, tawanya tetap hangat, tapi rahasia yang ia simpan terlalu berat untuk terlihat. Sakura menatapnya, hatinya berdesir antara marah dan rindu, bertanya-tanya apakah cahaya yang ia lihat hanyalah bayangan dari kebenaran yang tersembunyi, ataukah dunia memang bisa seindah itu meski dipenuhi luka yang tak diucapkan.
All Rights Reserved
#54
senja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fence: Keluarga itu Ibarat Pagar
  • SOLAR :AKU JUGA BISA!
  •  kumpulan short story
  • Tumbuh di Bawah Nama yang Bukan Milikku [𝗢𝗻 𝗚𝗼𝗶𝗻𝗴]
  • YOU'RE MY HOME. [ ONESHOOT ]
  • -Hali-Lintar°⚡
  • Sampai Tenang
  •  Pilar Biru
  • elementals brothers(oneshoot) (Hiatus)
  • MASA LALU  [PREQUEL HALILINTAR]

Keluarga itu ibarat pagar. Tidak bisa berdiri sendiri, harus saling merangkul agar lebih kuat. Perlu dipaku agar tetap kokoh, walau terdengar menyakitkan. Pagar itu kadang memang membatasi kita, tapi jangan lupakan jasanya karena pagarlah yang melindungi kita dari dunia luar. Mirip keluarga, 'kan? Di sini ada Halilintar, tiang pertama yang menjadi kepala keluarga karena keadaan. Tidak mungkin berdiri tanpa dukungan Taufan yang mengambil peran 'kakak' untuk adik-adiknya. Gempa dulu yang paling dekat dengan Umma, kini mencoba meniru sosok lembut penuh kasih sayang milik Umma. Lantas, bagaimana dengan 4 yang lain? Blaze selalu berusaha melakukan apa yang dia bisa untuk membanggakan keluarganya. Ais memang terlihat pendiam, tapi bukan berarti dia sepenuhnya abai. Duri memang masih menyimpan trauma, tapi dia tetap selalu berusaha hadir untuk semua saudaranya. Sedangkan Solar, sebagai anak paling bungsu dia selalu mencoba untuk bersikap dewasa. Meski kadang gagal. Ini adalah kisah keseharian para tiang pagar yang berusaha melindungi rumah mereka. Bukan cerita angst atau sedih, ini slice of life. Lebih banyak lawak daripada nangisnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines