Demi Cinta | Lingorm
Seumur hidupku, air matamu adalah sembilu tajam yang bisa menyayat hatiku.
Hari dimana aku melihat luka dimatamu karena aku, hari itulah aku ingin mengakhiri hidupku.
Aku didunia bagaikan seonggok daging tanpa jiwa.
Terombang-ambing oleh ombak rasa bersalah.
Perpisahan yang ku pinta, bukan karena cinta yang hilang dihatiku.
Tapi, aku ingin melihatmu kembali tertawa bahagia seperti dulu.
Meski tanpa aku di sisimu lagi.
Kata maaf tidak akan pernah cukup.
Penyesalan pun tidak akan menjadi obat deritamu.
Hanya dengan aku pergi, kau bisa mengembangkan kembali sayapmu.
Jangan biarkan patah, ataupun layu hanya karena aku.
Demi cinta, aku rela melebur bersama api amarah semua orang.
Asal aku dapat kembali melihat senyum manismu yang rupawan.
Senyuman yang membuat dunia dan seisinya terasa begitu indah.