Si Paling Dispen

Si Paling Dispen

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2026
Di SMP Negeri 29, hampir semua siswa tahu satu nama: Khaerul. Bukan karena dia paling pintar, atau paling terkenal. Tapi karena satu hal dia yang paling sering dispen dari kelas. Sebagai anggota PMR Madya, Khaerul hampir selalu dipanggil keluar kelas. Kadang untuk membantu di UKS, kadang untuk latihan, kadang juga untuk kegiatan yang bahkan teman-temannya sendiri tidak mengerti. Bagi sebagian orang, itu terlihat seperti alasan yang enak untuk bolos pelajaran. Masalah mulai muncul ketika guru-guru mulai curiga, teman sekelas mulai kesal, dan latihan lomba PMR semakin serius. Di tengah semua itu, Khaerul harus menghadapi tekanan dari sekolah, konflik dengan teman, dan tanggung jawab sebagai anggota PMR yang tidak bisa dianggap main-main. Apakah semua pengorbanan itu akan terbayar? Atau justru membuatnya kehilangan lebih banyak hal di sekolah? "Si Paling Dispen" adalah cerita tentang persahabatan, tanggung jawab, dan pilihan sulit yang harus dihadapi seorang siswa biasa di balik Seragam PMR
All Rights Reserved
#46
pmr
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • Tsundere Maniak Susu
  • ENVELOVE
  • Sialan, Ko Jadi Gini?! [END]
  • Bodyguard Salah Alur
  • MUKTI AGUNG
  • After the Fall
  • The Lost Cael (Selesai)
  • PERIHELION
  • Halo Gus!!

Mati konyol ditabrak truk adalah satu hal, tapi terbangun sebagai tunangan seorang psikopat kaya raya adalah hal lain. Glacey terjebak dalam tubuh gadis yang ditakdirkan mati di tangan tunangannya sendiri, Elang. Masalahnya, Elang bukan sekadar tampan, dia adalah antagonis red flag berjalan yang terobsesi setengah mati pada si protagonis suci, Aurora. Saat Elang mengamuk dan menghancurkan apartemen karena cinta tak berbalas, Glacey tidak menangis ketakutan. Baginya, setiap vas bunga yang pecah adalah peluang emas. "Elang, kalau uangmu jadi beban untuk mendapatkan cinta Aurora yang sederhana, buang saja padaku. Aku rela menderita demi kekayaanmu!" Di antara ancaman pembunuhan yang mendebarkan dan momen kemesraan Elang-Aurora yang membuatnya mual, Glacey sibuk menguras brankas, mengoleksi Rolex, dan mengisi Black Card. Rencananya sederhana: Kumpulkan uang sebanyak mungkin, lalu kabur sebelum plot kematian menjemputnya. Namun, mampukah Glacey tetap menjadi "bayangan" saat Elang mulai curiga kenapa tunangannya jauh lebih mencintai emas batangan daripada nyawanya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines