(END)Even If You Run Away[MATURE]
"Mari kita cerai."
Betapa sederhananya. Kemudahan kata-kata itu keluar dari bibirnya membuat Ye-in terkejut sesaat.
Dahulu, ia pernah berani berharap-awalnya dengan tenang, lalu dengan sungguh-sungguh-bahwa ia dan pria itu benar-benar bisa menjadi sebuah keluarga. Ia membiarkan dirinya percaya, berharap. Hanya untuk kemudian kepercayaan itu dikhianati dan harapannya hancur. Ia lupa, meskipun hanya sesaat, bahwa ini selalu menjadi pola hidupnya.
"Ulangi lagi. Sepertinya saya salah dengar."
Bukan amarah, melainkan ketenangan yang dingin menyelimuti wajah Tae-heon.
"Kau telah memperlakukanku sesuka hatimu. Sekarang lepaskan aku."
"Kau mencintaiku. Bagaimana kau berencana hidup tanpaku?"
Mata gelapnya, begitu dalam hingga tampak berkilauan dengan rona kebiruan, memancarkan keyakinan yang tak tergoyahkan. Keyakinan dalam suaranya membangkitkan rasa kehilangan yang mendalam di dalam dirinya.
"Aku mencintaimu."
Dia tidak mampu lagi menanggungnya. Demi anak yang akan bergantung padanya, dia tidak bisa membiarkan penghinaan dan rasa sakit yang telah dia alami menyentuh kehidupan mereka.
Dia akan menghentikannya, apa pun yang terjadi.