We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
POJOK
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 25, 2026
WpInfo
Fiction
Horror
Di sebuah SMA yang tampak normal, munculnya kembali sebuah bangku kayu usang di pojok kelas memicu rentetan peristiwa ganjil. Rendi, seorang siswa yang logis yang sensitif terhadap hal-hal supranatural, menyadari bahwa bangku tersebut bukan sekadar furnitur biasa. Bangku itu tidak pernah ditempati, bahkan para guru-termasuk Ustad, guru agama yang paling disegani dan galak-seolah sengaja abai terhadap keberadaannya. Semakin mereka menyelidiki asal-usul bangku tersebut, semakin mereka menyadari bahwa sekolah mereka menyimpan rahasia kelam yang melibatkan kejadian tragis di masa lalu. Teror mulai merayap saat batas antara dunia nyata dan bayangan di pojok kelas mulai memudar. Mereka harus memilih: terus berpura-pura tidak melihat, atau membongkar kebenaran yang mungkin akan mengancam nyawa mereka sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • Hah!Dukun?
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • TUMBAL PESANTREN
  • Sukma Lara [END]
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • TAKDIR DIO HANIM {BL-MPREG}

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines