Knock!Knock! : Welcome Home

Knock!Knock! : Welcome Home

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2026
WpInfo
Fiction
Horror
Ketika lilin di nyalakan dan bulan purnama telah bersinar sangat terang di langit malam. Apa yang sudah terjalin harus terus diwariskan. Setetes darah merah menjadi bukti kegelapan di balik pintu kayu. " Semua yang bernafas harus tetap bernafas, semua yang mati harus tetap mati " Knock!-knock! : Welcome Home
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUMBAL PESANTREN
  • Hah!Dukun?
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • CENAYANG (XingQiu)
  • TAKDIR DIO HANIM {BL-MPREG}
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • Sukma Lara [END]
  • UNIT KOSONG (TAMAT)

Genré: Horror Religius, Thriller Spiritual, Drama. Tema: Pertarungan antara Kebaikan yang Ikhlas melawan Kesesatan yang Terselubung, kekuatan Iman, persahabatan, dan pengorbanan. Sinopsis: Pesantren Al-Firdaus,yang terletak di daerah terpencil, dikenal sebagai tempat mencetak penghafal Al-Qur'an. Dikenal oleh masyarakat luas sebagai pesantren yang sangat religius dan ketat. Namun, di balik tembok kokoh dan lantunan ayat suci, tersembunyi rahasia gelap yang mengerikan. Kyai Lukman, pemimpin pesantren, beserta para pengawasnya, telah menjalin perjanjian dengan jin-jin kafir untuk memperoleh kekuasaan dan kekayaan duniawi. Perjanjian itu meminta tumbal setiap tahunnya: seorang santri dengan darah dan energi spiritual tertentu. Ning Aira, putri Kyai Lukman yang pemalu dan penakut, hidup dalam ketakutan akan rahasia ayahnya namun tak memiliki keberanian untuk melawan. Kedatangannya membawa perubahan besar. Rifa, adik Rifani, memiliki darah langka yang sangat diincar oleh Kyai Lukman dan para jinnya. Rifani, dengan kemampuan indigonya, serta Arul, teman gaibnya yang setia, mulai merasakan aura tidak wajar di pesantren itu. Bersama Dika yang pendiam namun loyal, dan Rifky yang juga indigo, mereka membentuk persekutuan rahasia. Mereka harus menggali kebenaran mengerikan dari Pesantren Al-Firdaus, sambil menyembunyikan diri dari ancaman Kyai Lukman dan makhluk-makhluk gaibnya. Mereka akan belajar bahwa melawan kekuatan gelap bukan hanya dengan doa, tetapi juga dengan strategi, keberanian, dan keteguhan iman yang tak tergoyahkan. Ning Aira pun dihadapkan pada pilihan sulit: tetap patuh pada ayahnya yang sesat atau membela kebenaran yang diajarkan oleh Allah SWT.

More details
WpActionLinkContent Guidelines