𝑨𝒌𝒖 𝒔𝒖𝒅𝒂𝒉 𝒑𝒖𝒍𝒂𝒏𝒈, 𝑲𝒆𝒏; 𝒅𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒍𝒊 𝒊𝒏𝒊, 𝒂𝒌𝒖 𝒋𝒂𝒏𝒋𝒊 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒑𝒆𝒓𝒏𝒂𝒉 𝒑𝒆𝒓𝒈𝒊 𝒍𝒂𝒈𝒊. - 𝐀𝐫𝐣𝐮𝐧𝐚 𝐑𝐞𝐤𝐬𝐚 𝐒𝐞𝐧𝐚 • Arjuna Reksa Sena adalah seorang prajurit yang gagal melindungi dirinya sendiri dari kekejaman sang ayah. Baginya, Kenzo Arya Loka adalah satu-satunya rumah, suaka tempat ia menyembunyikan segala luka batinnya. Namun, sebuah janji untuk "pulang" berubah menjadi tragedi ketika Arjuna pulang dalam keadaan dingin-sebagai sebuah bayangan yang hanya bisa dilihat oleh mata Kenzo yang hancur. Terjebak dalam penyangkalan (denial) yang akut, Kenzo menolak percaya bahwa pria yang sedang menyembunyikan wajah di ceruk lehernya adalah sebuah halusinasi. Baginya, selama lagu "Mencintaimu" masih berputar, Arjuna masih bernapas di sampingnya. Di antara botol-botol pil penenang dan bisikan di lorong apartemen yang sepi, Kenzo memilih untuk tenggelam lebih dalam ke dalam kegilaan daripada harus menghadapi kenyataan di kamar jenazah. "Sebab mencintaimu adalah seumur hidupku. Dan meski hidupmu terhenti, cintaku tetap berdenyut dalam setiap napas yang kupaksa untuk bertahan." • 𝑩𝒊𝒂𝒓𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒖𝒏𝒊𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏𝒈𝒈𝒂𝒑𝒌𝒖 𝒈𝒊𝒍𝒂, 𝒂𝒔𝒂𝒍 𝒅𝒊 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒍𝒂𝒌𝒖, 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑 𝒃𝒆𝒓𝒏𝒂𝒑𝒂𝒔. - 𝐊𝐞𝐧𝐳𝐨 𝐀𝐫𝐲𝐚 𝐋𝐨𝐤𝐚 𝘐𝘯𝘴𝘱𝘪𝘳𝘦𝘥 𝘣𝘺 𝘵𝘩𝘦 𝘴𝘰𝘯𝘨 '𝘔𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪𝘮𝘶' 𝘣𝘺 𝘚𝘢𝘭 𝘗𝘳𝘪𝘢𝘥𝘪 [#1 in psychological : 14.03.26] [#5 in keonhoon : 16.03.26]
More details