ARKANIO : Vow Of Silence

ARKANIO : Vow Of Silence

  • WpView
    Reads 40,152
  • WpVote
    Votes 2,026
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2026
Semua orang tahu bahwa Arkanio Reynand William dan Nathaniel Ryker Garrison adalah dua kutub es yang tidak tersentuh. Kaya dan berkuasa. Sebagai ketua Grey Wolves dan Valkyrie Death, mereka adalah poros kekuasaan yang tak tergoyahkan. Namun, di balik wajah datar dan kekayaan yang melimpah, ada benang merah yang mengikat mereka lebih kuat dari sekadar perjanjian damai masa SMA. Arka yang dingin mulai kehilangan kendali atas tubuhnya sendiri, dan Nathan-si pria cuek yang tak pernah peduli-tiba-tiba menjadi sosok yang posesif. "Ini bukan cuma soal kita, Nathan. Ini soal apa yang ada di dalam sini." #izinnn
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines