Shankara Naratama bekerja di Rumah Arah, sebuah tempat rehabilitasi bagi mereka yang belajar menjalani hidup tanpa penglihatan. Ia dikenal sebagai pemuda periang, ceplas-ceplos, dan terlalu tulus untuk dunia yang sering kali dingin. Bagi Shankara, membantu orang lain bukan sekadar pekerjaan, itu caranya memahami hidup.
Suatu hari, ia menerima tawaran yang tak biasa, menjadi asisten pribadi bagi seorang pemuda buta dari keluarga kaya dan terhormat. Sebuah kecelakaan di masa lalu telah merenggut penglihatan pria itu dan bersamaan dengan itu, kepercayaannya pada dunia.
Pemuda itu dingin, arogan, keras kepala, dan menjaga jarak seolah semua orang adalah ancaman. Ia terbiasa memerintah, bukan dipandu. Terbiasa menyembunyikan ketakutan di balik sikap angkuh dan kata-kata tajam.
Pertemuan mereka dipenuhi benturan, suara langkah yang tak disukai, sentuhan yang ditolak, kata-kata yang sering berakhir sebagai luka kecil. Namun, perlahan di antara rutinitas sederhana, percakapan remeh, dan kehadiran yang tak pergi, dinding itu mulai retak.
Shankara belajar bahwa merawat seseorang bukan tentang menyelamatkan, melainkan menemani. Dan pemuda buta itu mulai menyadari bahwa kehilangan penglihatan tak selalu berarti kehilangan arah.
Di dunia tanpa tatapan mata, perasaan justru menjadi lebih jujur. Karena terkadang, cinta tidak perlu dilihat, cukup dirasakan.
---
Release: June 1, 2026
Todos os Direitos Reservados