LENSA HATI DIBALIK PASTEL

LENSA HATI DIBALIK PASTEL

  • WpView
    LETTURE 1
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, mar 16, 2026
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Aroma kopi yang kuat bercampur dengan wangi roti panggang memenuhi ruangan berukuran sedang itu. Hana menghela napas panjang, jemarinya sibuk memoles layar tablet grafisnya. Di sana, sebuah karakter kelinci kecil berwarna pastel sedang menari di antara bunga-bunga. ​"Sedikit lagi..." gumam Hana. Fokusnya hanya pada garis tipis yang sedang ia buat. ​Hingga tiba-tiba, BRAK! ​Seseorang yang terburu-buru menyenggol meja kayu Hana, membuat segelas iced latte yang masih penuh itu terguling tepat di atas tablet grafis dan beberapa kertas sketsa manualnya. ​"Astaga!" Hana memekik. Jantungnya seakan berhenti berdetak melihat cairan cokelat susu itu mulai meresap ke dalam kertas-kertas kerja yang ia siapkan selama seminggu. ​"Maaf, saya tidak sengaja." Sebuah suara rendah dan dingin terdengar dari atas kepalanya. ​Hana mendongak. Di depannya berdiri seorang pria jangkung dengan jaket hitam dan kamera DSLR yang melingkar di lehernya. Pria itu tidak terlihat panik, hanya menatap datar ke arah kekacauan di meja. ​"Tidak sengaja? Ini pekerjaan saya selama seminggu, Tuan!" Hana berdiri, berusaha menyelamatkan kertas-kertasnya dengan tisu seadanya. Matanya mulai berkaca-kaca karena kesal dan sedih. ​Pria itu, Arlan, mengeluarkan beberapa lembar uang dari dompetnya dan meletakkannya di meja. "Ganti rugi untuk minuman dan kertasmu. Sekali lagi, maaf. Saya sedang mengejar momen cahaya di luar." ​Tanpa menunggu jawaban Hana, Arlan berbalik dan melangkah lebar keluar kedai. Hana terpaku. Bukan uang yang ia butuhkan, tapi kerja kerasnya yang kini luntur bersama tumpahan kopi. ​Hana menatap punggung pria itu yang menghilang di balik pintu kaca. Ia tidak tahu bahwa pria "monokrom" yang menyebalkan itu adalah orang yang nantinya akan mengubah seluruh palet warna dalam hidupnya.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

NOTE : BEBERAPA PART SEDANG DI REVISI JADI BELUM LENGKAP DAN SEDANG DITINJAU ULANG "GHAIDASYA RAQILLA" Ghaida yang orang kenal seorang aktivis kampus, cantik, ramah, friendly, sekretaris BEM Hyden University. kampus elit di kota Bandung. siapa sangka ,dibalik energi positifnya, gadis itu bergulat sama anxiety juga overthingking yang ga kelar-kelar "CARAKHA AORDA HYDEN" cowok perfeksionis sejuta umat. ketua DEMA plus komdis PKKMB, pewaris hyden grup yang bikin orang ga berani nafas kalau dia udah ngomong di forum. paket lengkap idola cewek cewek tapi cuman sampai ngidolain dari jauh dikampus mereka ga saling kenal, lebih ke pura-pura. tapi pas balik ke rumah? "apa sanksinya buat gue?" ghaida " udah baca kan pesan singkat dari rekan lo di BEM? jangan bawa semua urusan kampus ke dalam rumah" Cakha sambil menatap ruang bertuliskan UGD didepannya yes. mereka suami istri punya balita yang jelas sebenarnya bukan darah daging mereka kisah ini bukan cuma tentang cinta, tapi tentang dua orang yang bersama karna alasan yang ngga biasa dan harus bertahan diantara ekspektasi, rahasia dan rasa yang tumbuh pelan-pelan #fiksi remaja #campus #mahasiswi #mahasiswa #kampus #bucin #romantis #fiksiremaja

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti