A Life That Was Never Mine (Bahasa Indonesia)

A Life That Was Never Mine (Bahasa Indonesia)

  • WpView
    Membaca 160
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Agt 4, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Mey had a life she understood. A quiet marriage. A predictable routine. A future that made sense. Until her sister Lyn suddenly leaves for Italy and asks Mey to take over as CEO. What was supposed to be temporary begins to consume everything. The longer Mey stays in a life that was never meant to be hers, the more she feels herself slipping away from the woman she used to be. Then she meets Alan. And for the first time in years, something inside her wakes up. But some choices don't just change a life. They unravel it.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
emotionalrollercoaster
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mulih (END)
  • DUA WARNA
  • Thread of Gold
  • Veil of Vows
  • The Last Yes!
  • EINSTEIN [END]
  • Something Happened Between Us
  • Where Logic Meets Healing
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • After Last Night

GPH Giandra Abisatya Soetjipto, penerus adipati Danadyaksa, tahu bahwa jalan hidupnya sudah ditentukan jauh sebelum ia sempat memilih. Yang tidak ada dalam ekspektasi Gian adalah bertemu dengan Aurea Danika, seorang Senior Consultant dari Jakarta yang sedang rekreasi bersama teman-teman kantornya ke Pura Danadyaksa dan tiba-tiba masuk ke perpustakaan milik pura yang seharusnya tidak terbuka untuk umum. "Dan aku dengan enaknya manggil kamu Gian gitu aja? Aku bakal kena hukum adat kah, Gi? Eh, Gusti?" "Santai aja, Re. Temen-temenku juga udah tau aku siapa tapi masih manggilnya Gian, kadang Bro, kadang Nyet, kadang-serius, Re. Aman aja. Masyarakat Solo aja juga kadang manggilnya Mas, kok. Gapapa, ini bukan zaman kerajaan dulu." Dari perpustakaan tua ke Pasar Gede, dari malam-malam di ruang kerja hingga sarapan bersama keluarga yang tidak pernah mereka rencanakan, Rea dan Gian menemukan sesuatu yang tidak mereka cari. Tapi di balik tembok Pura Danadyaksa, ada kepentingan yang lebih besar dari perasaan dan harga yang harus dibayar untuk setiap pilihan yang dibuat. Mulih : Pulang, kembali ke rumah (Illustrations of Rea and Gian were drawn by @hi.buttery on Instagram)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan