Ada orang-orang yang datang bukan untuk menetap, melainkan untuk mengacaukan cara kita mencintai. Bagi Susan, orang itu adalah Joshua Malik-laki-laki yang mengajarinya keberanian, sekaligus meninggalkannya tanpa penjelasan. Ketika mereka dipertemukan kembali, yang tersisa bukan lagi perasaan yang utuh-melainkan ego, luka yang belum selesai, dan kebutuhan untuk menang. Namun, bagaimana jika cinta yang mereka perjuangkan bukan tentang memiliki, melainkan tentang siapa yang lebih dulu melepaskan?
More details