Unethical
Kalau bumi terus berputar dan waktu tak pernah berhenti berjalan, kenapa Ice selalu merasa bahwa hidupnya berada di tempat yang sama, seakan tidak ada jalan keluar dari keadaan ini.
Ice berlari, tetapi tak pernah sampai ke tujuan. Ice berhenti, tetapi ia justru semakin terperosok ke dalam jurang.
"Kalau Ice ada masalah atau apa pun itu, cerita aja. Ceritain semuanya. Abang akan selalu dengerin, sepanjang apa pun itu."
Saat itu Ice bisa merasakan usapan lembut menyentuh rambut bagian belakangnya. Tak sekalipun Ice mencoba untuk menoleh, ia terus membelakangi kakaknya. Hanya menatap tembok kosong tanpa dekorasi apa pun.
"Dan, kalau Ice butuh tempat pulang, Ice bisa datang ke Abang. Kapan pun itu. Abang gak akan mempermasalahkan kalau Ice mengeluh, Abang malah seneng kalau Ice lebih terbuka."
Tetapi buktinya apa.
Manusia tetaplah manusia. Setiap tindakan dan ucapannya sama sekali tidak bisa dipercaya.
Mereka yang dulu berjanji akan menjadi rumahnya, kini mulai meninggalkannya. Pergi menjauh di saat Ice masih di tempat yang sama, terus terjebak semakin dalam.