Setelah bertahun-tahun meninggalkan kota tempat masa remajanya, Alya akhirnya kembali. Kota kecil itu tidak banyak berubah-jalan yang sama, taman yang sama, dan hujan yang masih sering turun seperti dulu. Namun bagi Alya, setiap sudut kota menyimpan kenangan yang sulit dilupakan, terutama tentang seseorang yang pernah sangat berarti dalam hidupnya.
Dulu, hujan selalu menjadi saksi kebersamaannya dengan Raka, sahabat yang selalu berjalan pulang bersamanya setelah sekolah. Tanpa pernah diucapkan, perasaan yang tumbuh di antara mereka perlahan menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar persahabatan. Tetapi waktu, keadaan, dan ketakutan untuk mengungkapkan perasaan membuat semuanya tetap tersimpan dalam diam.
Ketika Alya menemukan kembali buku catatan lama milik Raka yang penuh dengan tulisan dan kenangan masa lalu, ia mulai menyadari bahwa banyak hal yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya. Potongan cerita, kenangan, dan surat yang tertinggal perlahan mengungkap perasaan yang selama ini tersembunyi.
Di tengah hujan yang kembali turun seperti dahulu, Alya harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua cerita memiliki akhir seperti yang diharapkan. Namun dari kenangan yang tertinggal, ia belajar bahwa setiap pertemuan, setiap rasa, dan setiap kehilangan tetap memiliki makna dalam perjalanan hidup seseorang.
"Hujan dan Kenangan yang Tertinggal" adalah kisah tentang cinta yang tidak sempat terucap, tentang kenangan yang tidak pernah benar-benar hilang, dan tentang keberanian untuk akhirnya berdamai dengan masa lalu.
All Rights Reserved