Senyum di Balik Papan Tulis

Senyum di Balik Papan Tulis

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 6, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dark Fantasy
Tagsfiksi
Miss Hasna adalah seorang guru yang menyimpan banyak luka di balik senyumnya. Rumah tangganya berantakan, tetapi ia tetap berusaha terlihat tegar dan ceria di depan murid-muridnya. Hingga suatu hari, ia bertemu dengan Pak Husain, rekan sesama guru yang perlahan menyadari kesedihan di balik senyum Hasna. Dari sekadar teman berbagi cerita, keduanya semakin dekat dan menjadi tempat satu sama lain untuk pulang, meski masalah dan masa lalu Hasna terus menguji hubungan mereka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sin of The Villainess
  • A Family of Villains
  • My First Life, Rewritten
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • "Transmigrasi Menjadi Kasim? Sistem Memaksaku Melahirkan Sepuluh Pangeran!"
  • Aveline Beyond Her Fate
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7

Sera terbangun sebagai Seralyne Veyrath, villainess yang ditakdirkan mati, dihukum penggal atas perintah tokoh utama laki-laki pada hari pertamanya naik takhta. Sera hanya ingin satu hal: bertahan hidup. Untuk itu, dia mengambil satu keputusan, menjelaskan siapa dia sebenarnya, lalu membebaskan budak di penjara bawah tanah yang selama ini dilecehkan oleh tokoh Seralyne. Rhovant Winterfeld. Budak Seralyne. Tokoh utama laki-laki. Putra Mahkota yang hilang. Orang yang kelak akan mengeksekusinya. Dan yang mengejutkan adalah ... laki-laki itu memiliki wajah yang mirip dengan wajah mantan kekasih Sera di dunia modern. "Mengapa Anda membuang saya?" Dia mencium kaki Seralyne, seolah itu hal paling wajar di dunia. "Bukankah Anda menyukai wajah saya, My Lady?" * @atarazavian

More details
WpActionLinkContent Guidelines