Sesotya

Sesotya

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 4, 2026
​Di balik tembok kokoh yang memisahkan tradisi dan modernitas, Bendara Raden Mas (BRM) Bhre Lir Gadhing Kaloka adalah simbol kesempurnaan trah bangsawan. Hidupnya adalah naskah yang sudah ditulis rapi oleh para leluhur. ​Namun, ketenangan hidup Bhre terusik saat ia bertemu dengan Nindita Narasrama. Di dalam pengapnya aroma kertas tua Sasana Pustaka, Nindita tidak menunduk di hadapan gelar Bhre. Gadis desa yang cerdas itu justru menantang pemikiran sang Pangeran lewat bait-bait Kidung kuno yang selama ini dianggap hanya sekadar nyanyian pengantar tidur. ​Lewat diskusi tentang filosofi Jawa yang mendalam, Bhre menemukan jiwa yang setara. Nindita adalah cahaya yang tak pernah ia temukan di balik megahnya pendopo. Namun, aroma dupa upacara pertunangan agung mulai tercium. Keraton menuntut bakti, Lung Ayu menanti janji, dan sistem yang telah terjaga selama ratusan tahun mulai goyah karena satu rasa yang dianggap tabu. ​Antara mematuhi sabda keluarga atau mengejar melodi rindu yang dibawa Nindita, Bhre terjebak dalam pusaran takdir. Di saat rahasia mulai terkuak dan Kidung Sasanti mulai dilantunkan, akankah cinta cukup kuat untuk mengubah garis tangan, atau justru hancur menjadi abu di balik tembok keraton yang bisu?
All Rights Reserved
#477
sejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • Green Light, Red Rush.
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • 𝐓𝐞𝐦𝐞𝐧?
  • ELIAN
  • ELION (bl)
  • Secret Relationship
  • Talk to us, Ducky boy's! | Transmigrasi
  • Target Si Supir
  • Auto Save!

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines