Together;Us

Together;Us

  • WpView
    Reads 1,394
  • WpVote
    Votes 267
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 25, 2026
[Seonghyeon Centric, Fiction, MLM.] Sidney tidak percaya takdir. Dia percaya kebetulan-dan kebetulan bisa dijelaskan dengan logika, dengan variabel, dengan sebab-akibat yang kalau ditelusuri cukup jauh pasti punya akarnya. Jadi ketika dia mencoba menjelaskan bagaimana semuanya dimulai, jawabannya selalu sama: kebetulan satu kelompok, kebetulan satu pohon beringin, kebetulan satu barisan upacara di pagi hari yang masih terlalu panas untuk jenis pertemuan seperti itu. Bukan takdir. Hanya variabel yang kebetulan bertabrakan di titik yang sama. Itu yang Sidney katakan kepada dirinya sendiri. Bagaimana caranya empat orang yang seharusnya melelahkan justru menjadi satu-satunya tempat di mana dia tidak perlu menjelaskan dirinya kepada siapa pun. Dia masih belum menemukan jawaban untuk itu. Dan untuk pertama kalinya, dia tidak terburu-buru mencarinya.
All Rights Reserved
#8
marseongz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Buku Harian Residen
  • manis
  • Red Envelope || KeonHyeon
  • Raden & Raga di Bandung
  • 𝗦𝗮𝗱 𝗕𝗼𝘆 𝗖𝗹𝗮𝘀𝘀 1
  • Dibawah Terang Lampu SPBU [KeonHyeon / HoonHyeon]
  •  A Game Boy
  • Shadowline  - Keonhyeon -
  • Piece of Heaven
  • Echo Between Chords

Lima laki-laki. Satu rumah sakit. Satu buku harian yang menyimpan semua yang tak pernah mereka ucapkan. Di antara darah, ruang operasi, dan malam-malam panjang yang tak pernah tidur, perasaan tumbuh tanpa izin. Salah waktu. Salah arah. Terlalu dalam. Ini bukan hanya tentang menjadi dokter. Ini tentang belajar mencintai tanpa menghancurkan satu sama lain. ⚠️ BXB • Medical Drama • Emotional Conflict • Hospital Setting • Trauma & Anxiety • Homophobic DNI

More details
WpActionLinkContent Guidelines