Unpredictable Journey

Unpredictable Journey

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 17, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Romantic Comedy
Slice of Life
Happy Ending
Jia hanya ingin memperjuangkan kebahagiaan kakaknya. Saat Laras terjebak dalam perjodohan yang diatur keluarga, Jia mati-matian membantu sang kakak mempertahankan hubungannya dengan Febri, pria yang dicintainya meski ditentang banyak orang. Namun ketika perjuangan itu berhasil dan Laras akhirnya mendapatkan restu, Jia justru menjadi korban dari rencananya sendiri. Perjodohan yang batal itu tidak benar-benar berakhir. Kini, giliran Jia yang harus menggantikan posisi kakaknya dan dijodohkan dengan Cava Albelart Mahardika, sosok pria menyebalkan yang selalu menggodanya, merusak rencananya, dan entah bagaimana perlahan mengisi hari-harinya. Di antara pertengkaran, gengsi, dan perasaan yang tak pernah mereka akui, Jia dan Cava harus menjalani sebuah perjalanan yang tak pernah mereka duga sebelumnya. Karena terkadang, takdir datang dari arah yang paling tidak terduga. sebuah perjalanan yang dimulai dari perjodohan yang salah, namun berakhir pada cinta yang tak pernah direncanakan.
All Rights Reserved
#164
jia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines