Catatan Harian Pemberian Makan Kucing

Catatan Harian Pemberian Makan Kucing

  • WpView
    Reads 544
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 7 hours ago
NOVEL TERJEMAHAN Pada pertemuan pertama mereka, Ji Wenshi yakin bahwa Chen Huan adalah seorang bajingan. Di tangga, pria berbadan tegap dan berpinggang ramping itu bersandar santai di jendela, suaranya malas dan terkekeh saat berbicara di telepon. "Tidak bisa menggugurkan kandungan? Kalau begitu lahirkan saja, itu hanya mangkuk lain." Pada pertemuan kedua mereka, Ji Wenshi terpojok di sofa oleh bajingan ini, pergelangan tangannya dicengkeram. Tubuh pria yang panas membara itu menekan tubuhnya dengan kuat, seperti macan kumbang di hutan yang mengincar mangsanya; perlawanannya sia-sia. Pada pertemuan ketiga mereka, Ji Wenshi memegang mi daging sapi yang dibuatnya dan meneteskan air mata-baunya sangat enak! Ji Wenshi tidak mengerti mengapa tetangganya yang tampan dan berbadan tegap, yang dengan mudah mendominasi bagian "nilai wajah", memilih untuk menjadi seorang blogger makanan yang tidak sukses.
All Rights Reserved
#142
random
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Define the Relationship
  • Almost Married (On Going)
  • NINGRUM
  • EKSKALASI
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines