Banyu Wengi (Unedited)
Di Keraton Banyu Wengi, rahasia tidak pernah benar-benar mati.
Lena tahu itu.
Dia hanya tidak pernah menyangka... dirinya akan jadi bagian dari rahasia itu.
Sebagai putri keraton, hidupnya sudah ditentukan-siapa yang harus dia cintai, siapa yang harus dia nikahi, bahkan bagaimana dia harus merasa. Tidak ada pilihan. Tidak ada ruang untuk melawan.
Sampai dia mulai jatuh.
Bukan pada orang yang seharusnya.
Tapi pada Natsha.
Seorang emban. Seseorang yang seharusnya hanya menjadi bayangan. Seseorang yang seharusnya... tidak pernah dia miliki.
Namun semakin Lena mencoba menjauh, semakin semuanya runtuh-rahasia lama mulai terbongkar, dendam lama kembali hidup, dan satu per satu orang yang dia sayangi... mulai hilang.
Di Banyu Wengi, cinta bukan sekadar terlarang-
cinta bisa menjadi alasan seseorang untuk dihancurkan.
Dan ketika semuanya mencapai titik tanpa kembali, Lena hanya punya dua pilihan:
menjadi putri yang patuh... atau menjadi manusia yang berani mencintai.
Meski harus kehilangan segalanya.
"If I was a worm, would you still love me?"
- Lalena Ratnasari
"Kalau Romo dengar, pasti kamu dikatain gila."
- Natshadewi Lestari
Mereka bilang cinta itu indah.
Tapi di Banyu Wengi-cinta adalah luka yang kamu pilih sendiri.
Dan begitu kamu memilihnya... tidak ada jalan pulang.