Pulang Tanpa Kata

Pulang Tanpa Kata

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 13, 2026
Erik tidak pernah menyangka dirinya akan terjerumus ke dalam hubungan yang salah seperti ini. "Tuan... Nyonya nggak bakal tahu, kan?" "Tidak. Selama kita diam-diam begini, dia tidak akan pernah tahu," Awalnya, Erik merasa bersalah. Ia tahu ia melanggar sesuatu yang tak seharusnya dilanggar. Tapi perhatian yang diterimanya perlahan mengikis rasa takut itu. Ia mulai merasa nyaman, mulai berharap, dan tanpa sadar, mulai melupakan bayangan kesalahan yang dulu selalu membayangi setiap langkahnya. "Aku takut... Aku nggak mau jadi pengganggu," "Tenang saja, Erik. Kalau pun beliau tahu, aku akan tetap di sini untuk melindungimu. Percayalah padaku." Janji itu terdengar seperti cahaya di lorong gelap, dan Erik menggenggamnya dengan segenap harapannya. Ia memilih percaya. Ia ingin percaya. Tapi ketika masalah muncul, cahaya itu mulai memudar. Pria itu semakin jarang muncul, semakin sulit dihubungi, selalu menolak pembicaraan serius. Hingga suatu hari, tanpa peringatan, tanpa alasan yang jelas, ia pergi begitu saja. "Alexander...?" suara Erik nyaris pecah. Ia tertinggal sendiri, tenggelam dalam rasa malu, takut, dan sakit hati yang terlalu berat untuk dibagi dengan siapa pun. Hatinya terasa hampa, namun anehnya, ia tetap merindukan kehadiran itu. Erik mulai menyalahkan dirinya sendiri. Mungkin ini balasan atas semua kesalahan yang ia buat. Ia mencoba menerima, mencoba melupakan, mencoba hidup seperti biasa. Ia berpikir semuanya telah selesai. Ia berpikir ia kembali ke jalan yang benar. Ia berpikir ia sudah pulang ke hidup yang seharusnya. Namun kenyataan menolak diam. Perasaan itu tidak pernah hilang. Kenangan itu tak pernah pergi. Ada orang lain-orang yang selalu memanggilnya 'Mas Lik' dengan suara melengkingnya-yang menambahkan lapisan rasa bersalah lain yang lebih tajam. Dan ketika masa lalu kembali menghantui, Erik mulai ragu... Apakah ia benar-benar pulang, atau sejak awal ia tidak pernah berada di tempat yang seharusnya? ••• CERITA BL AU LOKAL 🇮🇩
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (BL) Omega Alpha (21+) G-Story
  • (BL) Bucin (21+) G-Story
  • Between the Fog and You
  • Pria Pohon dan Matahari yang Terburu buru Ayat 2
  • DRAYAKA (21+)
  • Auto Save!
  • TERPIKAT DUDA DESA
  • the 5-Second Rule [tersedia di lynk id]
  • Lysander Lowell De Villiers

"Berhenti menatapku seperti singa kelaparan! Seragamku bisa bolong kalau kamu melotot terus!" - Nata. "Biarkan seluruh akademi mencium bauku di tubuhmu. Biar mereka tahu siapa yang akan mematahkan leher mereka kalau berani mendekat." - Kael. Percintaan antara Alpha yang kejam dan Omega yang cerdas, pastinya bikin gemes, deg-degan, dan hot abis! ⚠️ DISCLAIMER & WARNING ⚠️ Cerita ini mengandung unsur BxB, homoseksual, adegan dewasa (21+), romance. Diharapkan readers dapat membaca dengan bijak. Segala hal yang terjadi dalam cerita ini hanyalah fiktif belaka dan murni imajinasi liar author. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian, ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. JANGAN SALAH LAPAK YA! JANGAN PLAGIAT CERITA AKU!!! PS: Beberapa foto/visual di sini hanya sebagai ilustrasi atau imajinasi pembaca saja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines