Add Our Title

Add Our Title

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 18, 2026
Keen dan Than adalah sahabat sejak kecil, tumbuh bersama membuat mereka memiliki ikatan yang kuat. Namun, Keen diam-diam menyukai Than. Akan tetapi niatnya untuk menyatakan cinta harus diurungkan karena Than mengatakan hubungan teman baginya selamanya akan menjadi teman. Hingga pada suatu malam, mereka berdua mabuk dan melakukan malam yang panas berdua. Keen dan Than sepakat untuk melupakan hal itu, walau Keen merasa sangat sakit hati. Hingga kemudian terungkap fakta jika Keen sedang hamil, tentu itu adalah anaknya Than. Bagaimana kelanjutannya? Apakah Than akan mencintai sahabat masa kecilnya itu? Warning: BxB (Homophobia dilarang mendekat) 18+, 21+ Mpreg Seme: Than Uke: Keen
All Rights Reserved
#24
raikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓
  • [BL] Satu Atap - GeminiFourth ✓
  • My Boyfriend I Hate [END]
  • perjodohan~JoongDunk (END)
  • Sunbae? [COMPLETE]
  • return || end
  • HOLE(Hate tO LovE) ✔
  • Why ?? 💖Love Him
  • One Soul Two Bodies [END]
  • Mafia Love Story (MewGulf)

Pernahkah kalian mendengar bahwa "Kita punya cinta tapi Dunia punya norma?" Norma dan Aturan dunia yang sudah kami langgar bersama-sama Memang benar kata orang Cinta itu Buta sampai-sampai aku tak bisa membuka mata kembali untuk mencari sosok yang dapat menggantikan dirinya Menurutku dia sempurna, jauh dari kata sempurna tidak ada kata yang dapat mendeskripsikan bagaimanakah sosok dirinya "Aku akan melawan seluruh dunia hanya untukmu" "Tapi, kau tau bukan bahwa dunia ini tidak mendukung keputusan kita.." "Aku tidak percaya dengan yang namanya dunia, dunia terlalu kejam bagi orang-orang seperti kita.." "Aku tau itu tapi.. kita tidak bisa egois dunia punya aturan dan norma yang berjalan, mereka tidak akan mau untuk menyetujui keputusan kita.." "Jangan menyerah aku mohon, kita akan memperjuangkan nya bersama-sama melawan semua yang menghalangi kita.." "Aku tidak bisa.." "Kenapa kau menyerah? kita sudah pernah berjanji untuk selalu bersama-sama dalam menghadapi rintangan bukan?" Dia tak bergeming, hanya diam membisu setelah pertanyaan yang aku ucapkan, Mungkin hal ini terlalu berat untuknya --- Ketika netraku pertama kali melihat sosok dirinya yang berdiri dihadapanku. Satu kata yang terucap dari bibirku "Cantik" Kulitnya yang putih, garis rahangnya yang tegas, mata berwarna hazel, serta bulu mata lentik yang berkibar ketika terkena angin senja. Disini detik ini waktu ini aku pertama kali melihatnya. Ketika tak sengaja tatapan kami bertemu dia akhirnya tersenyum padaku, hatiku luluh seakan semua jiwaku terbawa bersama dengan senyumannya. --- Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines