ETERNA CLASS

ETERNA CLASS

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 17, 2026
Dunia luar mengira kami sedang belajar. Tapi di balik pintu kelas, kami sedang mati satu per satu. Wunha, senyuman cerah paling tulus mulai retak. Asia, gadis dingin yang katanya tidak punya hati, mulai menangis untuk pertama kalinya. Tidak ada guru. Tidak ada pelajaran. Hanya suara bel dan darah yang belum sempat kering di meja kami. Kami saling mencurigai. Saling mencintai. Sambil menunggu siapa di antara kami yang akan jadi korban berikutnya. Eterna Class - tempat cinta dan kematian duduk di bangku yang sama. 🕯️ "We don't study in Eterna Class. We just wait for our turn to die." "Kami berjanji akan bertahan bersama, kami tertawa seolah hari esok masih ada"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Bound to Him
  • Fraktal Rahasia
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Defiant [END]
  • Shadow in the Lab
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines