Beneath His Masked Heart

Beneath His Masked Heart

  • WpView
    Reads 192
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 7, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Adrian Lucius Valeon Frost adalah pria yang semua orang takutkan. Pemilik galeri seni kontemporer eksklusif, ia terkenal dingin, arogan, dan sulit didekati. Setiap langkahnya selalu mengintimidasi, setiap kata yang ia ucapkan terdengar menusuk bagi dunia, ia adalah red flag yang nyata. Selene Aurelia Lysandra Alvaris, seorang manajer kreatif di agensi periklanan ternama, cerdas, elegan, dan pekerja keras, awalnya menganggap Adrian sama seperti orang lain: terlalu berbahaya untuk didekati. Namun ketika proyek pameran seni mempertemukan mereka, Selene mulai melihat sisi lain dari pria itu. Di balik sikap dingin dan misteriusnya, Adrian menyimpan hati yang hangat, penuh perhatian, dan protektif, green flag yang membuat Selene tidak bisa menahan perasaan yang tumbuh perlahan. Dari salah paham, rahasia masa lalu, hingga momen-momen manis di balik layar galeri, mereka belajar bahwa cinta sejati terkadang tersembunyi di balik topeng. Beneath his masked heart, Adrian membuktikan bahwa luarnya menakutkan, tapi hatinya sempurna untuk Selene.
All Rights Reserved
#157
slowburnromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines