THE SILENT SCRIPT (ON GOING)

THE SILENT SCRIPT (ON GOING)

  • WpView
    Reads 9,035
  • WpVote
    Votes 947
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 21, 2026
"Gue cuma mau napas sampai bab terakhir, bukan jadi pusat perhatian kalian." Zaviera terbangun di tubuh seorang "gadis hantu"-figuran tak dikenal di sekolah elit Aetheria High Academy yang ditakdirkan mati pada Bab 30. Misinya sederhana, hindari alur, jauhi konflik, dan hidup tenang hingga akhir. Namun, setiap langkah Zaviera untuk menjauh justru merusak naskah aslinya. Sikap dingin dan misteriusnya malah membuat para penguasa sekolah-yang seharusnya memuja sang protagonis-kini berbalik mengejar bayangannya. Saat detak jantungnya kian melemah, Zaviera sadar; semakin ia mencoba menghilang, semakin dunia menolak untuk melepaskannya. . . . . . . . ~•••~ Hi guyss! 🙌🏻🙌🏻 sorry banget kalau misal kan ada typo atau ada menurut kalian yg sama dengan cerita lain, mohon maaf bgt. tapi cerita ini emang dari pemikiran aku sendiri So jangan dihujat! Dan kalau kalian gak suka mending skip aja, dan usahain jangan sampai ngehina! karena GK ada yg sempurna didunia ini. But i hope you'll like it! . Happy reading guys ~🥳🥳 Jangan lupa tinggal kan jejak kalian misalnya vote atau komen kalau kalian suka❤️❤️
All Rights Reserved
#15
zaviera
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines