unspoken heart:-fragile

unspoken heart:-fragile

  • WpView
    Reads 292
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2026
Bila si api bertemu dengan si batu, agaknya apa yang akan terjadi? "Saya minta diri dulu."- T.Daneen Damaris. "Nanti." -Daris Al-Áthar "Ya?" -T. Daneen Damaris "Ada saya suruh pergi?"- Daris A-Áthar Alamak. ..... Daris menyengetkan kepala. " Tadi saya tanya kenapa awak tak jawab?" "Tuan tak tanya saya." Sedas dia bagi. Hah, padan muka. Siapa suruh tak tanya? Daris tersentak sedikit, tapi dia tak tunjuk. Reaksi masih kekal tenang. " Awak tak bagitahu." tangan silang didada. ..... "Sejak bila?" Lelaki itu tersenyum. "Sejak hari pertama bertemu, saya sudah jatuh cinta. Tanpa pengetahuan awak."
All Rights Reserved
#1
enemiestolovers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hati yang TERLUKA (OG)
  • Safer Than Ever
  • TAKDIR CINTA LUFYA
  • Echoes Of You [ C ]
  • HANUM (ON HIATUS)
  • HER SAVIOUR
  • NAJLA
  • 𝐹𝑂𝑅𝐶𝐸 ℬ𝓎 𝐹𝐴𝑇𝐸 ✦ 𝑬𝑴𝑰𝑹 𝑴𝑰𝑲𝑯𝑨𝑰𝑳×𝑬𝑹𝒀𝑺𝑯𝑨 𝑺𝑶𝑭𝑭𝑬𝑨
  • [ C ] NOKTAH DENDAM
  • MR. ICY LECTURER (complete ✅)

(Kita semua sedang mencari tempat untuk pulang, tapi Anabella... sedang belajar untuk tidak takut lagi.) Anabella Mireille lahir ke dunia dengan harga yang terlalu mahal-nyawa ibunya sendiri. Sejak itu, hidupnya tak pernah cerah. Bapanya, yang dahulu pelindung, berubah menjadi lelaki asing selepas bernikah dengan wanita yang bertopeng manis. Disisih, disakiti, dan dipersalahkan... Anabella membesar dalam rumah yang penuh benci dan pukulan emosi. Trauma membekukan jiwanya. Dia tidak percaya pada lelaki - bagi Anabella, semua lelaki sama. Sehingga muncul Tengku Azriel Afnan - lelaki berdarah raja yang dingin dan matang, tapi diam-diam menyimpan hati yang lembut. Tak pernah terlintas dalam hidup Azriel untuk jatuh cinta. Tetapi gadis sunyi bermata sayu itu menggoyahkan prinsipnya. Anabella tak kenal siapa Azriel sepenuhnya, tapi bersamanya... dia tak pernah takut. Ketika Azriel melamar dengan satu janji... "Kahwin dengan saya. Saya janji saya sembuhkan trauma awak, Anabella." ...hati Anabella berperang. Mampukah dia percaya? Sedangkan dia sendiri membenci bayangannya? "Awak tak faham saya, Azriel. Saya benci diri saya. Hati saya yang terluka ni susah nak sembuh." Satu jiwa yang dingin. Satu hati yang retak. Mereka bertemu - bukan untuk melengkapi, tapi untuk menyembuhkan. Namun, mampukah cinta menghapus trauma silam? Dan mampukah "hati yang terluka"... akhirnya merasa bahagia?

More details
WpActionLinkContent Guidelines