Kursi Kosong Di Meja Makan

Kursi Kosong Di Meja Makan

  • WpView
    Reads 1,992
  • WpVote
    Votes 743
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 13, 2026
"Kalo bukan karena kamu Mamah sama Ana pasti masih hidup!" Itulah kalimat yang selalu Adrian dengan dari ke empat kakanya yang begitu membencinya, bukan keiginan Adrian untuk melihat kedua orang yang iya sayang tewas dalam kecelakaan yang sudah di atur takdir. Jika boleh Adrian ingin kembali ke masa lalu dan mencegah semua itu namun itu hanyalah keiginan yang tak akan pernah terwujud dan Adrian akan selalu hidup dalam rasa bersalah dan tatapan tak suka dari ke empat Kakanya. Don't forget to follow 💖 Tinggalkan jejak dengan Vote, Commnet dan Sher. Enjoy ✨️
All Rights Reserved
#877
kesendirian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tenggelam Dalam Cahaya [END]
  • SCE: Bunnies SPY (ON GOING)
  • Jejakmu Tertinggal di Masa Kecilku [END]
  • THE SNAKE PRINCE'S LITTLE WIFE [ Complete ]
  • Countryballs and Countryhumans
  • But Sometimes [ON GOING]
  • Tempat Singgah Ternyaman
  • The Second Chance of Seraphine Ashford [ON GOING]
  • 𝐇𝐞'𝐬 𝐓𝐡𝐞 𝐀𝐥𝐩𝐡𝐚 𝐖𝐞𝐫𝐞𝐰𝐨𝐥𝐟 [𝐎𝐍 𝐆𝐎𝐈𝐍𝐆]
  • THE KING: Perisai Sang Ratu

Di suatu sore yang diguncang dentuman petir dan kilatan cahaya yang tak wajar, Ayra terseret ke dalam pusaran cahaya merah muda. Dalam sekejap, ia terlempar ke dunia yang sama sekali berbeda dari tempat yang ia kenal sepanjang hidupnya. Sejak itu, segalanya terasa jungkir balik. Orang-orang dengan kemampuan sihir yang tak pernah ia bayangkan, makhluk-makhluk asing yang tak bisa dijelaskan oleh logika, dan bahaya yang mengintainya tanpa henti. Setiap langkah seperti memasuki misteri baru yang tidak memberinya kesempatan bernapas. Namun di tengah keresahan dan pencariannya untuk pulang, sebuah hal yang tak ia sangka justru muncul: dunia itu membangkitkan sesuatu dalam dirinya. Petualangan, tantangan, dan orang-orang baru yang menyayanginya tanpa syarat-semua itu membuat hidupnya terasa lebih penuh dan berarti. Untuk pertama kalinya, ia merasa penting, dibutuhkan, dan... hidup. Dan justru perasaan itulah yang menjadi dilema terbesarnya. Mampukah ia meninggalkan dunia itu? Ataukah ia justru memilih tinggal, meski harga yang harus dibayar begitu mahal? Dan pada akhirnya... manakah yang sebenar-benarnya ingin Ayra tinggalkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines