Born to Be Blamed

Born to Be Blamed

  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2026
DILARANG PLAGIAT‼️ MURNI IMAJINASI PENULIS!! DILARANG DITIRU, KECUALI DIJADIKAN INSPIRASI!! JANGAN DATANG HANYA UNTUK PLAGIAT ATAUPUN MINTA FEEDBACK, TAPI DATANGLAH DENGAN NIAT MEMBACA!! . . . Bumi Aksara Pratama terlahir berbeda. Ia mengidap autisme, hidup dalam dunia yang sunyi, dunia yang tak pernah benar-benar memeluknya. Namun luka terdalamnya bukan berasal dari dunia luar, melainkan dari rumahnya sendiri. Sejak hari kelahirannya merenggut nyawa sang ibu, Rasya Alverio Pratama, abangnya, menatapnya bukan sebagai keluarga, melainkan sebagai penyebab kehilangan. Kebencian itu tumbuh, diam-diam namun tajam. Dan Bumi, yang tak pernah mengerti apa salahnya, hanya bisa menerima semuanya dalam diam. Ia tidak melawan. Tidak membenci. Ia hanya bertanya dalam hati kecilnya yang rapuh. Di tengah dingin yang tak pernah usai, hanya sang ayah yang masih menggenggamnya dengan hangat. Namun bahkan itu tak cukup untuk menjawab satu hal yang terus mengusik jiwanya. "Kalau Bumi nggak salah, kenapa Bumi nggak pernah dicintai?"
All Rights Reserved
#277
cacat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • MOTHER
  • Stealing My Husband
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Dua Langit Berbeda
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Unexpectedly Yours
  • GAREL ; POSESIF BROTHER

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines