Nabastala

Nabastala

  • WpView
    LECTURES 569,604
  • WpVote
    Votes 45,513
  • WpPart
    Chapitres 41
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., mai 28, 2026
Di antara jarak yang sengaja diciptakan, dua jiwa saling berhadapan tanpa pernah benar-benar saling mendekat. Segalanya tampak tenang di permukaan, namun di baliknya rahasia perlahan saling bertabrakan. Batas mulai kabur. Kata-kata menjadi senjata. Dan sesuatu yang seharusnya tidak berarti justru semakin sulit diabaikan. Karena tidak semua yang tak tersentuh, benar-benar tidak memiliki kuasa.
Tous Droits Réservés
#1
kisah
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Semesta & Dunia
  • MONOCHROME
  • Arranged Marriage [END]
  • MACARON LOVE
  • Adoptive Younger Sister [END]
  • Become The Antagonist's Wife (Revisi)
  • SAGARMATHA
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • PLAYBOY [COMPLETE]
  • D I F F E R E N T
  • Noda Cinta
  • [COMPLETED] Really Like You | Na Jaemin x Kim Minju
  • The Puppet Princess
  • Veil of Stardust (COMPLETED)
  • IMPERIAL VOWS
  • Chosen Heart (End)
  • MEKANISME
  • Jeffrey, Don't Throw Me Away [END]
  • KEINAN [END]
  • My (Bad) Life-END

Memiliki trauma soal hubungan asmara? Sulit untuk menaruh kepercayaan lagi pada seorang pria? Kalau begitu, kalian sama dengan Dunia Aylin Anindya. "Boleh saya melakukan sesuatu lagi pada kamu?" izin pria itu. "Apa?" tanya Aylin, masih menunduk. "Ini," jawab pria itu sambil menarik dagu Aylin dengan telunjuknya. Gerakan itu lembut, pelan, dan penuh kehati-hatian. "Tatap mata saya Dunia," ucapnya tegas, sedikit mencondongkan tubuhnya, membuat Aylin sesak napas. "Saya tidak tahu alasan apa yang membuat kamu belum siap untuk berkomitmen. Tapi setidaknya, saya sudah tahu jika perasaan saya kini perlahan mulai terbalas, benar?" lanjutnya lagi sambil menatap mata gadis itu dalam-dalam. "Saya anggap diamnya kamu sebagai jawaban 'iya'. Karena jika tidak, kamu pasti akan protes seperti biasanya," lanjutnya. "Bukan berarti saya menuntut kamu siap sekarang," pria itu dengan cepat menambahkan, seolah membaca kegelisahan di wajah Aylin. "Saya hanya ingin kamu tahu, ke mana arah langkah saya." Ia tersenyum kecil, lembut. "Dan meskipun saya orang yang menjunjung kepastian, demi kamu... saya bisa menunggu." Dan pada Semesta Arkana Dharmawangsa, Aylin jatuh sejatuh jatuhnya. Pria itu berbeda!!! Start : 28/02/2026 Finish : -

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu