Wedding Concept

Wedding Concept

  • WpView
    Reads 607
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2026
Arina tidak menyangka dengan apa yang terjadi dalam kehidupannya. Selama ini dia tidak pernah berfikir untuk menikah dalam waktu dekat, apalagi memiliki seorang anak. Untuk menenangkan pikirannya dengan yang terjadi secara tiba-tiba ini. Setelah menikah dan melahirkan dia menenangkan diri dengan tidak ikut dan berkomunikasi sama sekali dengan suaminya. Selama itu dia hidup seperti seorang perempuan yang belum menikah, kehidupan yang Arina jalani sehari-hari sebelum menikah dan melahirkan. NB: Cerita ini adalah cerita murni karangan sendiri, buatan sendiri, pemikiran sendiri, real no hoax.
All Rights Reserved
#743
mba
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Wife She Chose
  • Takdir Harum
  • Princess Jatuh Miskin
  • Istri kedua
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nona Timur
  • VIAGRA DI DOMPET SUAMIKU
  • The Man
  • Pawang Hantu Om Aktor

Ayliz Raqeema, gadis desa yang harus mengubur impiannya untuk kuliah setelah ayahnya meninggal dan meninggalkan utang, merantau ke kota demi menghidupi ibunya. Takdir membawanya menjadi pengasuh putri dari pasangan Gaza Mahagra Zaffar, seorang pengusaha sukses, dan istrinya, Medina Anasera. Di balik kehidupan mereka yang tampak sempurna, Medina ternyata mengidap penyakit mematikan dengan harapan hidup yang sangat kecil. Demi masa depan putrinya, ia memohon kepada Ayliz untuk tetap menjaga anaknya dan meminta Gaza menikahi gadis itu sebagai istri kedua. Gaza menolak berkali-kali. Namun, melihat kondisi sang istri yang semakin memburuk, ia akhirnya mengalah. Ayliz pun menerima pernikahan itu meski sadar dirinya hanya menjalankan amanah seorang istri yang sedang berjuang melawan maut. Takdir justru mempermainkan mereka. Medina dinyatakan sembuh. Dengan mata yang dipenuhi penyesalan, ia menatap Gaza. "Aku memintamu menikahinya demi Ayesha... bukan menghamilinya." Saat itu, Ayliz telah mengandung anak Gaza. Di antara cinta, rasa bersalah, dan tanggung jawab, mampukah mereka mempertahankan keluarga yang dibangun dari sebuah pengorbanan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines