Story cover for Langit Desa Manyu by _yinar
Langit Desa Manyu
  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published 7 days ago
2 new parts
Dera, seorang dokter asal Surabaya, ditugaskan ke desa terpencil di pedalaman Kalimantan. Niat awalnya sederhana untuk menjalankan tugas lalu pulang.

Namun, desa Manyu menyimpan banyak kejanggalan yang sulit dijelaskan.

Di tengah semua itu, ada Niko seorang pemuda tampan yang dianggap tidak waras oleh warga. Anehnya, justru dia yang selalu melindungi Dera dari hal-hal yang berada di luar nalar.

Di desa penuh misteri ini, Dera mulai menyadari bahwa tidak semua hal bisa dijelaskan dengan logika.

Note: Latar tempat cerita ini hanya karangan dan apabila ada kesamaan, itu hanya kebetulan.
All Rights Reserved
Sign up to add Langit Desa Manyu to your library and receive updates
or
#160horor
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Sendang Wengi cover
[ BL ] Sang Kolektor Benda Antik cover
𝗦𝗵𝗮𝗱𝗼𝘄𝘀 𝗢𝗳 𝗧𝗵𝗲 𝗟𝗶𝗻𝗲𝗮𝗴𝗲 cover
ASRAMA 13  ||  Mark Haechan Jeno Jaemin  || cover
[ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2  cover
UNIT KOSONG (TAMAT) cover
[BL] Crossdresing Ulung cover
TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg} cover
Merangkai Kisah Nyata,//AU ARIVIN  cover
Sukma Lara cover

Sendang Wengi

16 parts Ongoing

Di sebuah desa yang masih memegang erat adat leluhur, malam Jumat Kliwon bukanlah malam biasa. Warga desa percaya bahwa pada malam itu, batas antara dunia manusia dan dunia tak kasatmata menjadi sangat tipis. Caeva, seorang anak kota yang baru datang ke desa, tidak pernah benar-benar memahami aturan tak tertulis yang dijaga turun-temurun oleh warga. Rasa penasaran membawanya keluar di malam yang seharusnya tidak boleh dilanggar. Namun malam itu berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih mengerikan. Dharma, pemuda desa yang sejak kecil hidup di tengah cerita-cerita tentang leluhur dan adat, menemukan Caeva berdiri di jalan desa dengan tatapan kosong dan tubuh yang bukan lagi sepenuhnya miliknya. Suara yang keluar dari bibir Caeva bukan bukan lagi suara seorang remaja. Sesuatu sedang marah. Sesuatu yang merasa adat telah dilanggar. Di bawah angin malam dan cahaya bulan yang pucat, Dharma harus menghadapi sesuatu yang bahkan tidak berani dibicarakan oleh banyak orang desa. Namun satu hal menjadi jelas malam itu- Apa yang sempat masuk ke dalam tubuh Caeva... belum tentu benar-benar pergi. Dan pelanggaran yang terjadi mungkin baru saja dimulai.