Hampir Kita

Hampir Kita

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., März 25, 2026
WpInfo
Belletristik
Romantik
Anseira selalu percaya kalau takdir itu cuma cara Tuhan membuat skenario kehidupan, salahsatunya tentang saling menemukan pada waktu yang ditentukan. Sampai akhirnya netranya melihat sosok itu lagi. Di tempat yang bahkan tidak pernah direncanakan, dengan perasaan yang seharusnya sudah selesai sejak lama. Pria berkemeja biru yang terlalu dikenalnya untuk disebut orang asing. Dia berdiri di sana seperti tidak ada yang berubah, sementara Seira tetap diam, dengan hatinya yang berkecamuk dan pikiran yang berisik. Namun, semuanya telah hilang, termasuk keberanian untuk kembali merasakan hal yang dulu hampir dimiliki. Juandhika tidak pernah benar-benar mencari sosok perempuan yang menyukai bunga itu lagi. Hidupnya berjalan seperti biasa, hari-hari lewat tanpa sesuatu yang perlu dipertanyakan. Sampai hari itu, mereka dipertemukan lagi dengan cara yang terlalu sederhana untuk disebut kebetulan. Keheningan yang membuatnya sadar, bahwa beberapa orang memang tidak pernah benar-benar pergi. Mereka hanya berubah menjadi kenangan yang tetap tahu jalan pulang. Started: 19.03.26
Alle Rechte vorbehalten
#9
bunfoxy
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Tanda Seru
  • Spicy
  • MANAGER KEUANGAN [END]
  • THE REBELLOUSE! [END]
  • Goodbye, Hello? [TAMAT]
  • Half Of My Heart ​
  • Menuju Seperempat Abad [End]✓
  • Favorite Lecturer
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Work Life, Love Balance (END)

"Pergi dari Indonesia atau kau akan mati menderita." Itu seruan yang mengerikan, tetapi kenapa masih banyak yang bertahan di negeri ini? Santoso merelakan beasiswanya demi menjadi musuh pemerintah, alhasil ia harus meninggalkan Indonesia. Hanya ada dua hal berharga yang ia bawa untuk bertahan hidup di Rusia. Nomor satu adalah kepintarannya, dan nomor dua adalah putri bungsu Soeryo Diningrat. Siapa sangka, putri bungsu orang terkaya nomor satu di Indonesia itu, akan menambah keseruannya membalaskan dendamnya kepada tanah airnya sendiri. © Brain Washer copyright 2024

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien