Ayla adalah sosok yang lembut dan terlihat tenang dari luar, tapi menyimpan banyak hal di dalam dirinya. Ia terbiasa memendam perasaan, memilih diam daripada menjelaskan, dan memahami orang lain tanpa banyak dimengerti balik. Tatapannya hangat, tapi hatinya sering penuh pertanyaan yang tak pernah ia ucapkan.
Revan adalah pribadi yang kalem dan terlihat cuek, tapi sebenarnya penuh tanggung jawab dan kepedulian yang jarang ditunjukkan lewat kata-kata. Ia lebih nyaman menunjukkan perhatian lewat tindakan kecil, meski sering disalahpahami. Sulit ditebak, sulit dibaca, tapi selalu ada... dengan caranya sendiri.
Cerpen ini menceritakan tentang hubungan yang tumbuh perlahan antara Ayla dan Revan dua orang dengan cara mencintai yang berbeda, tapi saling terikat tanpa pernah benar-benar memiliki. Dimulai dari pertemuan sederhana di masa SMP, kedekatan mereka berkembang lewat hal-hal kecil yang sering tak disadari, hingga akhirnya berlanjut di SMA dengan perasaan yang semakin dalam namun tetap terpendam.
Cerita ini menggambarkan bagaimana rasa bisa tetap hidup tanpa kejelasan, tentang gengsi, diam, dan perhatian yang tidak pernah diucapkan. Seperti kaktus, hubungan mereka tidak selalu terlihat indah, tapi tetap bertahan kuat dalam diam, dan tumbuh tanpa banyak diketahui orang lain.
Todos los derechos reservados