Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
TAKDIR DIANTARA 2 DUNIA

TAKDIR DIANTARA 2 DUNIA

  • WpView
    Membaca 15,930
  • WpVote
    Vote 1,219
  • WpPart
    Bab 38
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jun 16, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
ceritaa ini hanyalah 100% hasil rekayasa dari author yang suka dengan fanfic mahabarata
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#78
bhima
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Antara Busur Arjuna,Dan Dekapan Dursanana.
  • Second Life SARA
  • Atma Penengah: Benang Merah di Antara Amarah dan Rahayu.
  • Rahasia Pangeran Kurawa (END)
  • Prisha: Witness To The Epic Mahabharata
  • ‹ 𖥔 ࣪ KRISHNA'S PRIYA ᥫ᭡
  • Raswatya : Pemecah Takdir Kurushetra
  • 𝐓α𝗋𝗂α𐓣 𝐒α𐓣𝗀 𝐓𝖾𝗋α𝗍α𝗂 : 𝐀𐓣𝗍α𝗋α 𝐏α𐓣αɦ ᑯα𐓣 𝐏𝖾ᑯα𐓣𝗀
  • The Sun's Last Armor
  • ✦ 𝑽𝑰𝑫𝒀𝑨 𝑺𝑨𝑹𝑨𝑺𝑾𝑨𝑻𝑰 𝑺𝑯𝑨𝑲𝑻𝑰✦

Di kelas X.G SMAV 1 Nusantara, Vidya Maharani Puspitasari hanyalah siswi pendiam yang selalu menyembunyikan dunianya di balik dentum musik India dari headset telinga kirinya. Namun, saat jemarinya mulai menggoreskan tinta di atas buku tulis cokelat tua, realita di sekitarnya memudar. Vidya tidak benar-benar berada di sekolah-jiwanya terjebak dalam memori masa lalu yang terlalu nyata. Ia kembali menjadi sosok tabib kecil berusia sepuluh tahun di tengah kemegahan kerajaan masa lampau. Seorang penyembuh yang terlalu sibuk membalut luka orang lain hingga lupa bahwa nadinya sendiri nyaris putus. Dalam ingatan itu, Arjuna adalah pelindungnya. Namun, perlindungan itu hanyalah bentuk kasih sayang seorang kakak, karena hati sang pemanah ulung telah lama tertambat pada Vanya, adik kandung Vidya. Di sisi lain, muncul sosok Dursasana. Bagi "Singa Kurawa" yang dikenal sombong dan bengis itu, Vidya bukan sekadar tabib penyembuh kuda-kuda perangnya. Ia adalah ikatan, takdir, dan satu-satunya alasan bagi Dursasana untuk tidak melepaskan sisa kemanusiaannya. Kini, Vidya terjebak di antara dua busur yang saling bermusuhan-antara perlindungan yang tulus dan dekapan posesif yang menuntut. Saat benang merah telah terikat di tengah bara peperangan, masihkah hatinya memiliki ruang untuk memilih?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan