Kelompok 6 Rasa S1

Kelompok 6 Rasa S1

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 20, 2026
Entah kenapa, tanpa ada circle di saat masa sekolah itu kurang gak sih? Apa lagi saat masih SMP kelas 8. Pasti lagi pada maraknya penggunaan geng-geng an tuh. "Eh, kalo kek gini doang kita kayak ada yang kurang gak sih?". Ucap salah satu gadis diantara 6 orang gadis lainnya "Bikin nama Circle nya gak sihh?". Ucap gadis itu lagi. "Yaelah, males banget,". Sahut gadis lainnya. "Gw dah tau namanya apa guys!". "Apa?". Ucap mereka berenam dengan bergantian "Kelompok 6 Rasa". Kira-kira akan seperti apa ya perjalanan Kelompok 6 Rasa ini?. Agar kita bisa tau, mari kita ikuti perjalanan mereka!! Selamat menikmati!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Bound to Him
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • My Perfect Model ( Republish )
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Shadow in the Lab
  • Defiant [END]
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines