keluarga kecil di balik sanggar

keluarga kecil di balik sanggar

  • WpView
    LECTURES 2,448
  • WpVote
    Votes 189
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., avr. 4, 2026
jadi di balik sanggar yang selalu ceria dan penuh canda tawa all time semua ada dua keluarga kecil yang bisa di bilang keluarga bahagia ya keluarga mereka lah yang kadang membawa canda dan tawa bagi anak' sanggar yang sedang sedih atau pun banyak pikiran Ini lapak yanpin and seljib kalo ngak suka bisa pergi Buat yang suka sama lapak ini bisa baca di larang copy Mikir nya aja Sampek pusing bikin ni cerita Jadi selamat membaca
Tous Droits Réservés
#17
seljib
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • BACKSTREET
  • Change The Plot (Niel)
  • REGAN's Crazy Wife
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • Chana's Transmigrasi
  • Drama di Pintu Kosan
  • Mission

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu