Acuh Tak Acuh

Acuh Tak Acuh

  • WpView
    LECTURAS 152
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jul 7, 2026
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
Enfermedad
Abuso y Trauma
Crecimiento y Autodescubrimiento
Hanya seorang pemuda sekolahan bernama Aryasatya Indrayana yang bersikap apatis pada lingkungan sekitarnya. Orang-orang mewajarkannya karena Arya bisa saja sedang dalam fase pubertas, ataukah mungkin Arya memang antipati? Lalu, bagaimanakah orang lain mencoba membuatnya untuk peduli? Rate: 13+
Todos los derechos reservados
#747
pendiam
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lysander Lowell De Villiers
  • Auto Save! [END]
  • Ritual Rasa
  • Setelah Mama Menikah [END]
  • PROYEK SATU TAHUN
  • The Pinky Boy
  • (BL) Political Hostage Becomes the Emperor's Male Consort《质子为妃》
  • Transmigrasi  Ren
  • Trouble Maker[END]
  • "Liburan" Bonus Suami

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido