Velvet Lies

Velvet Lies

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 209
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak ada yang benar-benar kebetulan di New York City. Apa yang dimulai sebagai pengamatan... perlahan berubah menjadi permainan. Permainan yang tidak memiliki aturan Laviana Voss terbiasa mengendalikan segalanya. Perhatian. Persepsi. Bahkan kebenaran. Tapi untuk pertama kalinya... ada sesuatu yang tidak bisa dia sentuh seseorang yang tidak bisa dia baca. Di sisi lain, Kael Draven tidak pernah tertarik pada sesuatu yang mudah ditebak dan Laviana adalah teka-teki yang terlalu menarik untuk diabaikan. Namun semakin dalam mereka mencari satu sama lain, semakin banyak yang mulai retak. Rahasia yang seharusnya terkubur... perlahan muncul ke permukaan dan tidak semua kebenaran diciptakan untuk ditemukan. Ini bukan tentang siapa yang lebih kuat Ini tentang siapa yang lebih dulu hancur. Atau... siapa yang akan menikmati kehancuran itu lebih dulu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines