(Dark/21+)
Di mata dunia, Isaac Foster adalah monster yang terlalu jenius untuk dikurung. Di mata Hana Yuri, dia adalah malaikat maut yang memberinya alasan untuk tetap bernapas-meski napas itu kini menjadi miliknya.
Isaac Foster (27) tidak pernah merasa hidup sampai ia melihat darah keluarganya sendiri membasahi lantai rumah mereka. Seorang mantan narapidana dengan kecerdasan di atas rata-rata, Isaac menyerahkan diri ke polisi dengan senyum yang membuat para detektif paling berpengalaman pun merasa mual.
Baginya, hukum hanyalah permainan kata-kata yang mudah ia patahkan, membuatnya bebas kembali ke dunia yang ia anggap membosankan.
Hingga suatu malam, di puncak gedung tertinggi di kota, ia bertemu dengan mangsa yang berbeda.
Hana Yuri (24) adalah sisa-sisa manusia yang dihancurkan oleh sistem. Sebagai budak korporat yang selalu disalahkan, dihina, dan ditinggalkan, Hana berdiri di tepi gedung hanya untuk mengakhiri siklus permintaan maaf yang tidak pernah berakhir dalam hidupnya.
Namun, alih-alih merasakan dinginnya aspal setelah terjun, ia justru merasakan cengkeraman tangan Isaac yang kasar dan protektif.
Isaac tidak menyelamatkan Hana karena belas kasihan. Ia menyelamatkannya karena ia melihat sebuah "mainan" yang terlalu berharga untuk hancur di jalanan.
Sejak saat itu, hidup Hana berubah menjadi sangkar emas yang penuh dengan gairah dan kekerasan. Isaac mulai menyingkirkan siapa pun yang berani menyakiti Hana dengan cara yang paling brutal, memaksa Hana menyadari bahwa satu-satunya tempat "aman" di dunia ini adalah di bawah kendali seorang psikopat.
Ini adalah kisah tentang obsesi yang menyesakkan, di mana cinta tidak lagi tentang kasih sayang, melainkan tentang kepemilikan mutlak-jiwa, raga, dan setiap rintihan kesakitan yang keluar dari bibir Hana.
All Rights Reserved