Finally, You

Finally, You

  • WpView
    Reads 2,506
  • WpVote
    Votes 123
  • WpPart
    Parts 99
WpMetadataReadComplete Fri, May 8, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Second Chance
Destined Love
Billionaires and CEOs
"Finally, You" Setelah hancur oleh kebohongan masa lalu, ia mengira pintu hatinya telah terkunci selamanya. Namun, takdir mempertemukannya dengan pria yang tak pernah ia duga: sosok kakak laki-laki sahabatnya sendiri yang memiliki karisma tajam dan tatapan yang sulit diabaikan. Bagi pria itu, hanya butuh satu pandangan untuk tahu bahwa gadis ini adalah takdirnya. Ia tidak hanya ingin menyembuhkan luka sang gadis, tapi juga bertekad mengejarnya dengan cara yang tak mungkin ditolak. Ini adalah kisah tentang bagaimana cinta yang tepat akan selalu menemukan jalan pulang. Sebuah perjalanan emosional dari kekecewaan menuju kebahagiaan sejati, membuktikan bahwa setelah malam yang paling gelap, fajar akan selalu datang dalam sosok seseorang yang tak terduga.
All Rights Reserved
#82
romansakomedi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • The Unexpected Dare (END)
  • We Together
  • Pak Polisi Ngeselin Itu Ternyata pacar RPku
  • Adorable Princess (END)
  • Unspoken Attraction [Ongoing]
  • My Ex-Fiancee (COMPLETED)
  • Hidden Love
  • Sapu Tangan
  • Line of Destiny (TERBIT)
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines